34 SMK Ramaikan MAPSI 2026, Saatnya Generasi Islami Tunjukkan Potensi dan Prestasi

Semarak MAPSI SMK Kabupaten Semarang 2026, 34 SMK Adu Kompetensi dalam 10 Cabang Lomba

UNGARAN – Semangat kompetisi, kreativitas, dan nilai-nilai Islami mewarnai pelaksanaan Lomba MAPSI SMK Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Kampus UNDARIS. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti oleh 34 SMK se-Kabupaten Semarang.

MAPSI yang merupakan rangkaian kompetisi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kemampuan keagamaan, sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh seluruh anggota MGMP PAI SMK Kabupaten Semarang dengan menghadirkan 10 pilihan cabang lomba. Beragam cabang yang diperlombakan memberikan ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan mereka, mulai dari bidang keagamaan, seni Islami, literasi, hingga kreativitas digital seperti konten kreator, Lomba Cerdas Cermat (LCC), kaligrafi, pidato, tilawatil Qur'an, tartil Qur'an, adzan, poster, lagu religi, dan Olimpiade PAI.

Bambang Gunaryo: Kompetisi Harus Menjunjung Sportivitas dan Kebersamaan

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Gunaryo, M.Pd., Kepala SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa, hadir memberikan sambutan mewakili MKKS SMK Kabupaten Semarang.

Dalam sambutannya, Bambang Gunaryo menyampaikan pentingnya menjaga semangat sportivitas dalam setiap perlombaan. Kompetisi, menurutnya, bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan sikap saling menghargai.

“Dalam sebuah perlombaan kita harus tetap suportif. Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sportif, dan tetap menjaga kebersamaan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Ia juga berharap pelaksanaan MAPSI SMK Kabupaten Semarang dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada tingkat kabupaten saja, tetapi mampu menjadi pintu menuju kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan nantinya bisa sampai ke tingkat provinsi. Dengan demikian, potensi dan prestasi siswa SMK di Kabupaten Semarang dapat semakin dikenal dan berkembang,” ungkapnya.

Selain menekankan sportivitas, Bambang Gunaryo juga mengingatkan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang mungkin muncul selama kegiatan.

Menurutnya, apabila terdapat permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan, hendaknya seluruh pihak dapat membicarakannya secara bersama-sama dan tidak mengambil keputusan secara sepihak. Sikap tersebut menjadi bagian penting dalam membangun organisasi dan kegiatan pendidikan yang sehat, solid, serta berorientasi pada kepentingan bersama.

34 SMK, 10 Cabang Lomba, Satu Semangat Berprestasi

Keterlibatan 34 SMK dalam MAPSI 2026 menunjukkan tingginya antusiasme satuan pendidikan dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang Pendidikan Agama Islam dan seni Islami.

Sepuluh cabang yang diperlombakan juga menunjukkan bahwa kompetensi peserta didik tidak hanya diukur melalui kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga melalui kreativitas, seni, komunikasi, keberanian tampil, serta kemampuan memanfaatkan media digital.

Hal tersebut terlihat dari hadirnya cabang video konten dan poster yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyampaikan pesan-pesan positif dan nilai-nilai Islami melalui media yang dekat dengan kehidupan mereka.

Dengan demikian, MAPSI tidak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk berani tampil, berkompetisi, berkreasi, dan membangun kepercayaan diri.

SKIMSA Turut Ambil Bagian dengan 10 Peserta

Sebagai salah satu SMK peserta, SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa (SKIMSA) turut berpartisipasi dengan mengirimkan peserta pada berbagai cabang perlombaan. Adapun perwakilan SKIMSA dalam MAPSI SMK Kabupaten Semarang 2026 adalah:

  • Adzan: Agatha Adya Raditya

  • Tilawatil Qur'an: Kharissa Elma Safitri

  • Tartil Qur'an: Eka Wahyu Lestari

  • Olimpiade PAI: Muhammad Faris Bayu Purnama

  • Lagu Religi: Silvia Agustin

  • Seni Kaligrafi: Afni Atu Saroya

  • Pidato Putri: Afna Rohma Tannastya

  • Pidato Putra: Ricko Adityawan

  • Poster: Kelze Oxza Aira Lovely

  • Video Konten: Ali Via Vatjriyani

Keikutsertaan para siswa tersebut menjadi bagian dari upaya SKIMSA untuk terus memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi mereka, khususnya pada bidang keagamaan, seni, komunikasi, dan kreativitas.

Bukan Sekadar Perlombaan

Pelaksanaan MAPSI SMK Kabupaten Semarang 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarsekolah, guru, dan peserta didik. Di tengah persaingan untuk meraih prestasi, nilai kebersamaan dan sportivitas tetap menjadi bagian utama dari kegiatan.

Melalui kegiatan semacam ini, siswa tidak hanya belajar bagaimana menjadi seorang juara, tetapi juga belajar menerima hasil, menghargai kemampuan orang lain, berani menghadapi tantangan, serta membangun mental kompetitif yang positif.

MAPSI 2026 diharapkan dapat menjadi agenda yang semakin berkembang dari tahun ke tahun. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi di tingkat Kabupaten Semarang, tetapi juga sebagai wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten Semarang di tingkat Provinsi Jawa Tengah bahkan pada jenjang yang lebih tinggi.

Dengan semangat sportif, kreatif, religius, dan kolaboratif, MAPSI SMK Kabupaten Semarang 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tidak hanya membentuk siswa yang kompeten dalam bidang keahlian, tetapi juga generasi yang memiliki karakter, nilai keagamaan, dan kemampuan untuk berprestasi.

Tags :  

Komentar

Saat ini Komentar Tidak tersedia.